PERJALANAN
#######################
Perjalanan Jiwa
Menelusuri waktu
Menata Suratan Takdir
Kulangkahi sejuta kendala
Perjalanan Kelam
Menjaring hari depan
Ku kubur mimpi kelam
Semoga saja tak terulang
Aku harus menjadi lelaki
yang seutuhnya Lelaki
Tangis kubuang, dada kubusungkan
Duka dan derita kusembunyikan
Matahari Bangkitlah bersamaku
Rembulan Purnama bersamaku
Bintang-bintang berpijar bersamaku
Debur gemuruh ombak bersamaku
Aku lebur dengan langit
Aku lebur dengan bumi
Perjalanan diam……
Menembus relung hati
Menghimpun ketegaran
Melewati segala rintangan
Kerlap kerlip kunang-kunang
Memancarkan kebisuan
Aku berjalan hanya dengan mata hati
Bernafas dengan tekad
Aku mendaki penuh dengan teka-teki
Dimanakah matahariku ?
Aku terantuk sebatang dahan
Tanda tanya
Gundah hati
Kapankah akan terjawab
Disinilah didalam dada
Menetes temurun
Cintaku bara hidup
Di sinilah didalam jiwa
Mengalir hasratku
Mengikuti petunjuk-Mu
#####حسين#####

MENJAUH DARI PARA PENDZALIM
Dalam sebuah hadits qudsi, Alloh SWT bersabda,” Wahai hambaku, aku haramkan kedzaliman atas diriku, aku haramkan kedzaliman buat dirimu dan janganlah kamu berbuat dzalim”
Nabi bersabda, “Orang yang berbuat dzalim, ia akan dibuat gelap di akhirat kelak”.
Semoga kita diberi kekuatan untuk menghindari kedzaliman dan diberi petunjuk.
Tapi masih ada orang yang tetap dibutakan hatinya
Tak sadar bahwa kelakuannya itu adalah kedzaliman
Kita sebut dia sebagai Pendzolim….
Pendzolim dapat secara terang-terangan melakukan kedzolimannya
Dapat dilihat oleh mata kepala orang yang didzaliminya
Pendzalim juga dapat secara sembunyi-sembunyi berbuat jahat
Tidak dapat dilihat, namun dapat dirasakan
Sadarlah wahai pendzolim….
Dengan tanganmu engkau berbuat
Dengan hatimu engkau dengki
Bila engkau lakukan kedzoliman secara terang-terangan
Ingatlah pengadilan di dunia pasti akan menemuimu cepat atau lambat
Apalagi pengadilan Tuhan yang Maha Adil , akan engkau hadapi
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanmu
Sekalipun engkau lakukan kedzoliman dengan cara sembunyi-sembunyi
Membuat orang ketakutan
Membuat orang kesusahan
Membuat orang tidak berdaya
Membuat orang bingung
Ingatlah ………
Kelakuanmu pasti diketahui oleh Tuhan yang tak pernah tidur
Cara halusmu dapat diketahui oleh Tuhan Yang Maha Lembut
Atau Tuhan memberi pengetahuan kepada orang yang terdzolimi
Dan Tuhan pun tidak akan diam.
Sungguh mudah hal demikian bagi Alloh
Jangan kau sia-siakan sisa hidupmu
Jangan kau sia-siakan Segala amal perbuatanmu
Jangan kau sia-siakan Segala ibadahmu
Jangan kau sia-siakan Segala ilmu yang kau terima dari Tuhanmu
Jika hanya untuk dinodai dengan kedzoliman
Sadarlah……..
Sebelum datang maut menjemputmu
Semoga pendzalim itu diberi hidayah / petunjuk oleh Alloh
Tidak terbias antara yang hak dan bhatil
Tidak terlena dengan perbuatan dzalimnya yang seakan-akan benar
Cari, kejar dan dipelajari Hidayah itu
Agar hati dan pikiranmu tidak gelap
Hingga dapat mengetahui hak dan bhatil yang sesungguhnya
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan” (Q.S.Furqon : 63)
“Maka orang-orang yang zalim di antara mereka itu mengganti (perkataan itu) dengan perkataan yang tidak dikatakan kepada mereka, maka Kami timpakan kepada mereka azab dari langit disebabkan kezaliman mereka” (Q.S.Al-An’am : 162)
Belajar merubah Mind set diri
(- belajar memperbaiki kekurangan
- belajar rendah hati
- belajar ikhlas/sabar
- belajar tidak sombong,
- belajar basajan
- belajar memnage hati,
- belajar memaksimalkan ikhtiar
- belajar menghargai diri sendiri / orang lain
- belajar tawakal atas usha,
- belajar mendidik diri dan anak untuk menjadi sholeh/hah
- dsb)
demi tugas dari Sang Kholik sebagai hamba / khalifah,
sepatutnya kita bersyukur pd Tuhan (”PENGUASA DIATAS SEMUA PENGUASA”)
yg masih memberi kita nafas hari ini untuk menjalani aktivitas,
“Maasyaa Alloh Laa Quwwata Illa Billah”,
semoga hari ini kita menemui kebaikan dan pelajaran yang berharga…
yang mengantarkan keselamatan dunia dan akhirat,
dan semoga kita dikumpulkan kembali beserta orang-orang yang berbuat baik…
(** semoga menjadi motivasi dan meneguhkan keyakinan pada ilahi dengan tetap belajar, belajar dan belajar dalam kehidupan sampai datang masa tamatnya proses belajar / ajal *)
Pemandangan nyata yang kadang kita temui di pinggiran Kota,
jauh dari keramaian, jauh dari kebisingan,
jauh dari hiruk pikuk suara-suara geliat kehidupan
Tampak sebuah keluarga kecil bahagia yang berada di pojok kota,
sebuah gubuk kecil yang penuh kebahagiaan dan kebarokahan, penuh keceriaan.
Dibilang kaya, keluarga itu dikatakan tidak…..!
Dibilang kekurangan, keluarga itu, juga tidak…!
bahkan mungkin bisa dibilang kekurangan
bangkit juga rasa penasaran
tanya punya tanya……..
apa sih rahasianya……
setelah diselidiki ternyata….
jawaban dan kuncinya adalah :
Kesetiaan yang mendasari kehidupan keluarga itu…
saling menyadari kelebihan dan kekurangan masing-masing
kelebihan istri nya adalah kekurangan suaminya
kekurangan istrinya adalah kelebihan suaminya
damai dengan ajaran islam sebagai pondasi….
bersabar dalam kekurangan
bersahaja dalam kelebihan
berusaha menolong walaupun dalam keadaan kurang
saling memotivasi diri
menyadari sepenuhnya siapa kepala keluarga sesungguhnya….
bersama-sama bercita meraih bahagia….
bahagia di dunia dan akhirat.
di keluarganya …..
ada pulan kecil hasil merangkai indahnya kata cinta
ada pulan kecil perekat keutuhan bahtera hidup
ada pulan kecil sebagai jelmaan kasih sayang mereka
aada pulan kecil pereda amarah yang kadang memuncak
ada pulan kecil pemegang tali estafet kehidupan dikala mereka telah tua dan tiada
ada pulan kecil sholeh-sholehah yang menjadi dambaan amal yang tak lekang oleh waktu
ada pulan kecil penuh keceriaan….tiada kesusahan
keriangannya menegur kebisuan di kala ada kesalahpahaman
semua rajin dan bersinergi
pulan-pulan kecil mereka……..
tiada disia-siakan oleh mereka
sebagai amanah Tuhan terhadap mereka
terbersit dalam hati
bisakah aku berlaku demikian?
Oh tuhan……..
beri kekuatan dan ketabahan terhadap kami
tuk mendidik dan membinbing pulan-pulan kecil kami
seperti keluarga mereka
menjadi keluarga yang mawaddah warohmah
Beri Kami amanah pulan kecil sebagai anak yang baik
agar menjadikan………….
pulan kecil yang ketika besar menjadi orang yang bertaqwa
pulan kecil yang ketika besar menjadi orang yang sukses dunia akhirat
pulan kecil yang ketika besar menjadi orang yang yang sholeh/sholehah
pulan kecil yang ketika besar menjadi orang yang menjadi kebanggaan orangtuanya
pulan kecil yang ketika besar menjadi orang yang dapat bermanfaat bagi bangsa, negara dan agama
aaamiiin……….
Persaudaraan yang selama ini terjalin dengan baik dalam naungan Bhineka Tunggal Ika tercoreng dengan adanya kerusuhan di cengkareng beberapa hari lalu, tepatnya 30 Mei 2010.
Sedemikian parahkah nilai-nilai persaudaraan yang selama ini di gembor-gemborkan oleh para prejabat dan para tokoh nasional dan pimpinan Publik negeri ini?
Atau ada orang atau kelompok tertentu yang sengaja ingin memecahkan persaudaraan dalam bangsa ini yang dibangun oleh para pahlawan terdahulu.
Sungguh Ngeri… akibat dari kejadian di Cengkareng tersebut, pembakaran bangunan, mobil dan pasilitas yang ada di seputaran Cengkareng menjadi Luluh lantak, akibat tidak terkendali amarah dan kebencian, …….
Terus Gimana kita selanjutnya menyikapi hal itu…..

Manusia diciptakan oleh Dzat Maha Tahu dalam bentuk yang sebaik-baikny, dan diberi tugas sebagai khalifah didunia ini. Kita patut bersyukur dan berbesar hati atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan yang Maha tahu atas kelebihan dan kekurangan kita…….
Sudah sejauh manakah rasa syukur kita ke-hadirat-Nya
bersyukur dengan harta yg dititipkan
bersyukur dengan amanat yg dipikulkan
bersyukur dengan ilmu yang telah dikaruniakan
bersyukur dengan tingkah laku dan perbuatan
bersyukur dengan persangkaan baik
bersyukur dengan cara meniadakan su’udzon
bersyukur dengan cara berkata baik
bersyukur dengan bersopan santun
bersyukur dengan cara membersihkan hati
dan masih banynynynyak lagi…cara-cara bersyukur
disesuaikan dengan kadar pengetahuan yang terekam oleh otak dan hati atas perimbangan ilmu.
Salah Satu Kutipan yang menarik dari Emha Ainun Najib yang semoga dapat memberikan kesadaran kepada kita agar tak lepas dari rasa bersyukur dan sikap penghambaan kita kepada sang Kholik yakni ;
——-Kalau di dalam kepalamu terdapat akal
Kalau engkau mempekerjakan pikiran sehingga engkau mengerti
bahwa engkau tidak sanggup menciptakan dirimu sendiri
bahwa engkau tidak sanggup menghidupkan jantungmu sendiri
tidak sanggup menggenggam dan menjaga nyawamu sendiri
tidak sanggup menumbuhkan barang sehelai rambutmu sendiri
tidak sanggup meramu barang setetes dari darahmu sendiri
tidak sanggup menguasai nasibmu sendiri
tidak sanggup mengetahui kapan engkau mati
Sebelum tiba sesuatu yang melumpuhkan kakimu
Sebelum tiba kejadian yang mengagetkan otakmu
Sebelum tiba peristiwa yang membuntu arah langkahmu
Sebelum tiba waqi’ah yang menggelapkan hidupmu
bersegeralah mengucapkan pengakuan –——-
Otak dan hati merupakan dua organ terpenting diantara organ tubuh yang lainnya…
Otak sebagai ruang yang mengacu pada logika
Hati sebagai ruang yang mengacu kepada non logika
ada benar menurut Otak, namun mendekati salah menurut hati
ada benar menurut hati, timbul keraguan yang dikelaurkan oleh otak
perjuangan menyatukan irama hati dan otak menghasilkan kata dan tingkah
apa itu yang baik………..yang benar……….. ataupun yang salah
tapi awas yang kebagian akibatnya adalah badan secara keseluruhan loh….
Nah……menjaga keseimbangan antara otak dan hati….HARRRUS itu
karena tubuh secara keseluruhanlah yang pada akhirnya yang menjadi sasaran…………..hehehehe
dan tak lupa….menggunakan Otak dan Hati sebagai media untuk beribadah kepada yang memberinya…….
yakni Tuhan yang “Ma Laisa Kamitslihi Syaiun Fil ardi walaa fissamaawaati wal ardi Wahuwassamiii’ul ‘aliim”

Seseorang dikarunia oleh tuhan yang namanya hati,
tanpa kesadaran akan pemberian tuhan tersebut banyak yang tergelincir
dan terperosok dalam kehinaan dan resiko lain yang sangat merugikan
baik bagi diri pribadi maupun orang di sekeliling kita…..
bergembiralah orang-orang yang membersihkan hatinya
dengan kalimat kalimat yang bersifat dzikrullah,
mengisi setiap helaan nafas dengan kalimat kalimat thoyibah
sehingga perjalanan dalam kehidupan akan terasa bermakna
dan seolah-olah tanpa beban,
dikarenakan punya keyakinan kepada tuhan
yang mengurus semua alam termasuk alam kehidupan di dunia
Tanpa pembelajaran pengelolaan hati kita,
sering sesuatu yang dianggap kecil
tanpa kita sadari ternyata memberikan kontribusi yang besar
baik terhadap ucapan, tingkah dan perbuatan
bahkan memberikan sesuatu yang luar biasa sebagai jalan menuju cita-cita kita,
dan yang tak kalah pentingnya dalam tugas dan aktivitas kita sehari-hari
Mari kita bersyukur kepada tuhan yang maha tahu,
termasuk tahu terhadap relung hati kita yang paling dalam, dan sudah selayaknya kita memberdayakan demi tujuan ibadah kepada-Nya
selamat belajar mencari kehebatan hati/kalbu yang diberikan Tuhan
semoga kita mendapatkan rahmat dan karunia tuhan……..
Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!
